Allah itu Maha Kuasa. Allah bisa melakukan apapun yang Allah
mau, dan Allah berkehendak terhadap diri kita. Salah bila Kita merasa tubuh
ini, badan, pikiran seolah-olah kita yang mengendalikanya. Memang siapa kita ?
apakah kita bisa membuat darah kita berhenti yang padahal itu ada dalam diri
kita, apakah kita bisa menyuruh jatung “KITA” untuk berhenti yang padahal itu
ada dalam diri kita ?? jantung, darah dan organ-organ lain yang ada dalam diri
kita pun tidak bisa kita kendalikan, padahal itu adalah milik kita.
Oke itu milik Allah, kita akui itu. Pertanyaanya, jika organ
yang ada dalam diri kita saja Allah yang punya dan Allah yang kendalikan, lantas apa
yang kita punya ??
Semua itu membuktikan bahwa Allah lah segala galanya, Allah
yang mengatur kehidupan kita, semua sudah diatur oleh Allah, Rezeki, jodoh,
kehidupan yang layak dsb itu sudah Allah rencanakan, tugas kita itu hanya cukup
beribadah, dan menjalankan kehidupan sesuai dengan syari’at NYA. Dan
kebahagiaan dunia akhirat pun akan kita raih.
Tapi sudah sifat manusia yang selalu kikir akan nikmatNya,
bahkan diperjelas 31 kali salam surah Ar-Rahman.
Fa bi ayyi ālā'i
Rabbikumā tukażżibān
Mereka meminta, mereka
diberi permintaan itu, mereka bersyukur, lalu mereka lupa. Disaat mereka butuh
lagi baru mereka datang kembali. Yah itulah manusia. apa perasaan kita jika
kita didatangi oleh teman yang datang hanya saat dia butuh saja ? tentu saja
kita berfikir bahwa teman itu teman yang kurang ajar kan !? lalu bagaimana
dengan Allah ??? Renungkanlah!
Kita selalu datang
jika saat kita mendapatkan masalah, saat kita galau, strees, sedih, hati ga karuan baru kita datang kepada
Allah. Mari kita lihat, siapa sih yang memberikan kita masalah itu ? Allah. Alllah
yang mengizinkan masalah itu datang kepada kita, Allah tahu bahwa saat itu kita
sudah mulai jauh dari Allah, Allah ingin kita dekat lagi denganNya, Allah rindu
masa dimana kita meluangkan waktu kita di 1/3 malamNya, Allah rindu kita yang
selalu ingat akan diriNya setiap waktu dan disetiap keadaan. Allah rindu akan
itu semua. Coba bayangkan, disaat kita tertimpa masalah yang menurut kita itu
buruk,yang membuat kita putus asa terdapat kasih sayang Allah yang begitu
dahsyat. Kembali lagi kepada surat Ar-rahman. Subhanallah Allahu Akbar
Tapi memang benar,
jika saat kita mendapatkan masalah yang membuat kita putus asa, siapa lagi yang
bisa kita datangi untuk bisa membantu kita menyelsaikan masalah itu ?? satu hal
pasti yang saya ketahui dan saya percayai, jika ingin bisa menyelsaikan
masalah, dekati yang memberi masalah. Ibarat seperti kita diberi soal
matematika, jika kita tidak tahu dan sudah buntu, kita akan bertanya kepada
siapa ? guru matematika pasti, karena ia yang memberikan soal dan mengerti soal
tersebut, bisa salah jika kita bertanya, atau meminta bantuan kepada teman kita
yang mana ia juga kebingungan dengan soalnya sendiri. Tapi yah yang namanya
manusia, kita sudah tahu akan hal itu, kita sudah tahu siapa yang bisa membantu
kita menyelsaikan masalah, seharunya kita curhat kepada Sang Penguasa jagat
Raya, tapi dominan dari kita lebih memilih curhat kepada manusia, padahal sudah
jelas-jelas siapa yang bisa membantu kita,
kita curhat kepada manusia yang mana manusia itu diberikan masalah juga
oleh Allah.
Yah itulah
kekurangan kita sebagai manusia, semoga kita termasuk kedalam orang-orang yang
berfikir dan mensyukuri nikmat Allah.
Kesimpulanya, kita
tidak akan pernah bisa hidup mandiri tanpaNya. Karena akan selalu ada Allah
disetiap hembusan nafas kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar