Kesendirian itu aku anggap seni, entah bagaimana ceritanya
aku lebih suka sendiri ketimbang berada di tempat yang ramai, sekali pun berada
ditempat yang ramai seperti Mall, aku lebih memilih untuk sendiri. Pernahkah kalian
mencoba pergi ke mall sendirian, duduk di tempat peristirahatan, kalian
melihat mereka berlalu lalang dengan
kesibukan mereka sendiri, bercanda tawa dengan kawan mereka, keluarga mereka. They
can’t see you, but you can. Dan dari situ kalian mulai berfikir
Disaat sendiri biarkan hati dan pikiran kalian yang
berbicara, biarkan mereka meluapkan apa yang ingin mereka katakan. Hati dan
pikiran ialah teman mu saat sendiri. Mereka menemanimu, mereka membantumu menyelsaikan
masalahmu didalam kesindirian. Karena terkadang otak kita lebih efektif untuk
menyesaikan masalah disaat sendiri, kita bisa memperkirakan apa saja yang akan
dilakukan dan resiko yang akan terjadi.
Dan terkadang kesendirian pun melahirkan kebahagiaan yang
tak bisa diungkapkan, ketenangan batin yang menyejukan. Karena kesendirian kita
bisa menunjukan apa arti hidup yang sebenarnya, merenungi kehidupan untuk
sesaat, mencoba mengenali diri kita sendiri, kelemahan dan kekuatan kita. Yang mana
menentukan langkah kita untuk melanjutkan cerita kita selanjutnya.
Memang diikehidupan ini kita masih membuthkan orang lain
untuk membantu kita, tapi tidak ada salahnya jika kita mencoba untuk sendiri,
karena tidak selamanya orang sendiri itu negative. Kita bukan berarti tidak
butuh orang lain, pacar, teman, sahabat dan lain-lain. Kita tetap butuh, tapi
ada kalanya kita menyatukan semua itu disatu tempat dan kita bahas mereka satu
persatu, kita diskusikan kehidupan kita sendiri hal-hal yang ada disekitar kita
dengan hati dan pikiran kita. Tentu dengan didampingi oleh Allah :)
Mungkin untuk orang yang baru patah hati, kalian harus
mencobanya. Dari pada kalian menulis status yang sungguh sangat amat lebay,
dari pada kalian menangis dipojok kamar, bershower ria sambil menangis di kamar
mandi haha. Lebih baik kalian beriap-siap keluar rumah, menuju satu tempat yang
kalian sukai, di cafe, mall, taman, ataupun yang bisa membuat kalian nyaman,
jika ingin lebih berfaedah coba pergi kemasjid, insyaAllah berkah.
Disana kalian bisa berfikir sepuasnya, mengapa aku galau ?
apa gunanya aku galau ? apa yang harus aku lakukan kedepanya ? sungguh itu akan
lebih efektif ketibang kalian bergalau ria tidak jelas. Dan alhasil setelah
beberapa jam kalian merenung kalian bisa menjadi pribadi yang lebih baik, galau
berkurang dan pulang dengan senyuman :)
Tapi tempat renungan yang paling tepat dan paling indah
ialah saat di 1/3 malamNya , kalian bisa curhat semua yang kalian alami
sepanjang hari. Sebaik-baik pendengar ialah Allah, Allah akan merasa senang
jika ada hambanya berkeluh kesah dihadapanya, seolah-olah hambanya tidak punya
kekuatan apapun tanpa diriNya. Kapan-kapan kita akan bahas dahsyatnya waktu 1/3
malam.
Semoga tulisan ini bermanfaat J